Minggu, 20 Maret 2016

KECANDUAN MEROKOK

Kecanduan Merokok

Entah berapa banyak orang yang kecanduan merokok di semua kalangan di mulai dari anak anak sampai  orang tua .
Semua orang tahu bahwa merokok merusak kesehatan, dapat menyebabkan kanker paru-paru, sakit jantung, stroke dan banyak lagi, namun masih banyak saja orang yang merokok. Konon yang lebih merugikan lagi, asap rokok yang diisap oleh orang-orang yang tidak merokok. Apa saja yang menyebabkan orang ketagihan merokok dan bagaimana menghindarinya?

Pengaruh orang tua
Jika orang tua merokok, anak-anaknya akan menganggap bahwa itu sesuatu yang biasa. Dengan sendirinya mereka akan tumbuh besar menjadi perokok. Bahkan yang tragis lagi pernah ada berita anak kecil di Indonesia kecanduan merokok karena orang tuanya memberinya rokok. Sejak usia dini dia diajar merokok dan orang tuanya bangga melihat itu, apa lagi ketika menjadi berita dunia. Sungguh kasihan nasib anak yang diracuni tanpa sadar oleh orang tuanya sendiri. Orang tua seperti itu jelas kurang pengetahuan tentang bahaya merokok . orang tua seperti ini lah yang tidak baik yang meracuni anaknya sendiri dengan rokok yang mengandung zat berbahaya di dalamnya .

Tekanan stres

Orang yang merokok sering berkata bahwa suasana hatinya menjadi lebih baik sesudah dia merokok. Karena itu mereka yang dilanda stres sering menjadi perokok beruntun seperti lokomotif yang terus mengepulkan asap. Seharusnya mereka menyadari bahwa lebih baik menghilangkan stres dengan cara berolahraga. Jika stres yang dihadapi mereka adalah soal keuangan, merokok akan menambah persoalan karena uang yang dipakai untuk membeli rokok semestinya dapat dimanfaatkan dengan lebih baik.

 

 

Kebiasaan

Orang yang merokok sering melakukannya karena kebiasaan. Bangun tidur mulut sudah asam ingin merokok, sehabis makan siang mereka harus merokok. Seakan-akan karena tidak tahu apa yang harus dilakukan, mereka lalu merokok. Tidak ada yang lebih penting dari itu. Saya sendiri kehilangan kakak saya yang tertua karena rokok, paru-parunya habis karena asap rokok. Kakak saya yang ketiga memutuskan untuk berhenti merokok karena itu dan kesehatannya sekarang jauh lebih baik.
Jika Anda ingin merokok pikirkan matang-matang kerugian ekonomi, bahayanya bagi kesehatan dan juga kesehatan orang-orang di sekitar Anda. Jangan lupa bahaya rumah kebakaran gara-gara tertidur ketika rokok masih menyala.

Nikotin pada rokok menyebabkan kecanduan

Rokok mengandung nikotin, yang merupakan zat yang sangat adiktif atau bisa menyebabkan ketergantungan.
Nikotin mempengaruhi keseimbangan kimia pada otak, khususnya dopamine dan norepinephrine, cairan kimia otak yang mengendalikan rasa bahagia dan rileks. Ketika efek nikotin mulai bekerja, maka level mood dan konsentrasi pun akan berubah. Para perokok merasakan bahwa efek tersebut terasa nikmat dan menyenangkan.
Perubahan tersebut terjadi sangat cepat. Ketika seseorang menghisap rokok, nikotin akan langsung menuju ke otak dimana efeknya akan bekerja. Itulah mengapa perokok sangat menikmati efek dari nikotin dan menjadi ketergantungan terhadap efek tersebut.
Di saat bersamaan, ketika terjadi ketidakseimbangan kimia di otak akibat jumlah dopamin dan norepinephrine yang berlebiham, otak mencoba untuk menyeimbangkannya. Sistem pertahanan otomatis ini akan mengeluarkan semacam kimiawi “anti-nikotin”. Cairan kimia “anti-nikotin” ini membuat seseorang merasa depresi, mood menurun, dan tidak tenang ketika tidak merokok. Keadaan ini menyebabkan seseorang ingin menhisap rokok untuk ke; http://webkesehatan.com/mengapa-rokok-menyebabkan-kecanduan/mbali meningkatkan mood dan menjadi rileks kembali.

Sumber : http://webkesehatan.com/mengapa-rokok-menyebabkan-kecanduan/



Tidak ada komentar:

Posting Komentar