Kecanduan
Merokok
Entah berapa
banyak orang yang kecanduan merokok di semua kalangan di mulai dari anak anak
sampai orang tua .
Semua
orang tahu bahwa merokok merusak kesehatan, dapat menyebabkan kanker paru-paru,
sakit jantung, stroke dan banyak lagi, namun masih banyak saja orang yang
merokok. Konon yang lebih merugikan lagi, asap rokok yang diisap oleh
orang-orang yang tidak merokok. Apa saja yang menyebabkan orang ketagihan
merokok dan bagaimana menghindarinya?
Pengaruh orang tua
Jika orang tua
merokok, anak-anaknya akan menganggap bahwa itu sesuatu yang biasa. Dengan
sendirinya mereka akan tumbuh besar menjadi perokok. Bahkan yang tragis lagi
pernah ada berita anak kecil di Indonesia kecanduan merokok karena orang tuanya
memberinya rokok. Sejak usia dini dia diajar merokok dan orang tuanya bangga
melihat itu, apa lagi ketika menjadi berita dunia. Sungguh kasihan nasib anak
yang diracuni tanpa sadar oleh orang tuanya sendiri. Orang tua seperti itu
jelas kurang pengetahuan tentang bahaya merokok . orang tua seperti ini lah
yang tidak baik yang meracuni anaknya sendiri dengan rokok yang mengandung zat
berbahaya di dalamnya .
Tekanan stres
Orang yang merokok
sering berkata bahwa suasana hatinya menjadi lebih baik sesudah dia merokok.
Karena itu mereka yang dilanda stres sering menjadi perokok beruntun seperti
lokomotif yang terus mengepulkan asap. Seharusnya mereka menyadari bahwa lebih
baik menghilangkan stres dengan cara berolahraga. Jika stres yang dihadapi
mereka adalah soal keuangan, merokok akan menambah persoalan karena uang yang
dipakai untuk membeli rokok semestinya dapat dimanfaatkan dengan lebih baik.
Kebiasaan
Orang yang merokok sering melakukannya karena kebiasaan. Bangun
tidur mulut sudah asam ingin merokok, sehabis makan siang mereka harus merokok.
Seakan-akan karena tidak tahu apa yang harus dilakukan, mereka lalu merokok.
Tidak ada yang lebih penting dari itu. Saya sendiri kehilangan kakak saya yang
tertua karena rokok, paru-parunya habis karena asap rokok. Kakak saya yang
ketiga memutuskan untuk berhenti merokok karena itu dan kesehatannya sekarang
jauh lebih baik.
Jika Anda ingin merokok pikirkan matang-matang kerugian ekonomi,
bahayanya bagi kesehatan dan juga kesehatan orang-orang di sekitar Anda. Jangan
lupa bahaya rumah kebakaran gara-gara tertidur ketika rokok masih menyala.
Nikotin pada rokok menyebabkan
kecanduan
Rokok
mengandung nikotin, yang merupakan zat yang sangat adiktif atau bisa
menyebabkan ketergantungan.
Nikotin
mempengaruhi keseimbangan kimia pada otak, khususnya dopamine dan norepinephrine,
cairan kimia otak yang mengendalikan rasa bahagia dan rileks. Ketika efek
nikotin mulai bekerja, maka level mood dan konsentrasi pun akan berubah. Para
perokok merasakan bahwa efek tersebut terasa nikmat dan menyenangkan.
Perubahan
tersebut terjadi sangat cepat. Ketika seseorang menghisap rokok, nikotin akan
langsung menuju ke otak dimana efeknya akan bekerja. Itulah mengapa perokok
sangat menikmati efek dari nikotin dan menjadi ketergantungan terhadap efek
tersebut.
Di saat
bersamaan, ketika terjadi ketidakseimbangan kimia di otak akibat jumlah dopamin
dan norepinephrine yang berlebiham, otak mencoba untuk menyeimbangkannya.
Sistem pertahanan otomatis ini akan mengeluarkan semacam kimiawi
“anti-nikotin”. Cairan kimia “anti-nikotin” ini membuat seseorang merasa
depresi, mood menurun, dan tidak tenang ketika tidak merokok. Keadaan ini
menyebabkan seseorang ingin menhisap rokok untuk ke; http://webkesehatan.com/mengapa-rokok-menyebabkan-kecanduan/mbali
meningkatkan mood dan menjadi rileks kembali.
Sumber : http://webkesehatan.com/mengapa-rokok-menyebabkan-kecanduan/